Photo by Xuan Nguyen on Unsplash

Ini adalah tahun kedua menjalani ramadhan dalam kondisi pandemi covid-19, akankah esensi ramadhan tergerus karena perilaku new normal kita?

Sebentar lagi Ramadhan tiba, tepatnya sebelas hari lagi sejak hari ini. Bagi umat islam, ini adalah bulan istimewa penuh keberkahan yang sangat ditunggu. Keutamaannya selalu dibicarakan setiap tahun, siapapun Anda dapat mempelajari puasa-ramadhan sesuai dengan kapasitasnya. Kita tak pernah kehabisan bahan untuk memahami dan juga mendapatkan hikmah dari bulan yang agung ini. Banyak pula orang mulai berbenah sejak dua bulan terakhir untuk menyambutnya. Persiapan itu meliputi kesiapan fisik, agenda dan target kegiatan bulan Ramadhan sampai jadwal kajian atau acara majlis ilmu…


Photo by Marco Bianchetti on Unsplash

Ini adalah tulisan akhir tahun yang tidak sempat saya publish. Ketika itu ada situasi emosional yang membuat saya tak mampu berkata. Terkadang kata-kata tak mencukupi atau tak dapat menggambarkan situasinya atau situasi tersebut justru membungkam kita. Seringkali kita tergoda untuk memberikan dukungan emosional dengan mengatakan bahwa kita mengerti mereka, sepertinya tidak selalu demikian kenyataannya.

Saya tidak bisa membantu menyelesaikan masalahmu, tapi saya mengerti perasaanmu. Saya akan selalu mendukungmu. Sering sekali kata-kata ini muncul dalam dialog pertemanan. Apa maksudnya dengan memberikan dukungan secara emosional?

Kita sering memerlukan dukungan emosional dari kawan, keluarga atau orang-orang dekat lainnya. Terkadang tekanan emosional yang dialami…


#masihtentangjurnaling

Photo by Zac Durant on Unsplash

Badan Pusat Statistik Nasional mencantumkan indeks kebahagiaan orang indonesia pada setiap provinsi. Data pengukuran tahun 2014 dan 2019 menunjukkan angkanya meningkat. Kita tidak pernah tahu bagaimana tingkat kebahagian orang indonesia pada tahun 2020 ketika pandemi melanda. Semoga tidak menurun meskipun bila dibandingkan dengan indeks kebahagian warga dunia, Indonesia berada pada rangking rendah. Mengacu pada situs berita negara-paling-bahagia yang bersumber dari data yang dilancir oleh PBB, negara yang selalu paling bahagia adalah Norwegia, Finlandia dan Islandia. Pada tahun 2020, konon kebahagian orang Indonesia berada pada posisi ke 84. …


Belajar Lebih Mencintai Diri Sendiri.

#ngobrolasyikpsikodrama

Mulan 2020

Perutku belum sempat diisi siang itu, karena waktunya sedikit berkejaran dengan akhir sesi seorang klien yang kuduga Burnout. Tidak masalah, hidup memang demikian, kita selalu memiliki banyak masalah, kekhawatiran, berjibaku dengan banyak urusan sehingga sangat terasa lelah dan pikiran waras kita kadang terbajak oleh kondisi emosi yang sudah membanjiri seluruh proses mental kita. Kuputuskan meminta ijin untuk telat masuk ke Zoom, hanya ada 10 menit lagi kesempatan bagiku.

Setelah memastikan bahwa ada makanan untuk makan siang keluarga, aku shalat dulu dan membawa sepotong kue dan secangkir teh hangat ke ruang lain, dimana aku terhubung…


#ngobrolasyikpsikodrama

Photo by Fadi Xd on Unsplash

Tahun ini, bulan depan genap 25 tahun kami menikah. Kebetulan bulan Februari juga bulan saat saya lahir lebih dari 40 tahun lalu. Ada orang yang mengasosiasikan menikah dan februari adalah momen penuh cinta. Saya perlu merenungkan ini, karena waktu dan konteks dapat berbohong ketika kita melupakan esensinya.

Akhir tahun lalu, November 2019 saya sedang menemukan semangat baru untuk memulai sesuatu yang berbeda. Saya baru saja pulang dari Bali bersama suami. Bali bagi sebagian besar pasangan romantis adalah tempat bulan madu menyicip mesranya awal pernikahan. Saya datang ke Bali, yang pertama kalinya ini, tidak ada kaitan sama sekali dengan perkawinan…


Menemukan Diri dalam Jurnal Gambar

#masihtentangjurnaling

Menggambar adalah aktivitas yang menyenangkan dan biasa dilakukan sejak kanak-kanak oleh hampir semua orang. Semua orang dapat melakukan tugas menggambar.

Menggambar pada awalnya adalah cara mengkomunikasikan pikiran tanpa kata, ketika kosa kata masih terbatas pada anak-anak, gambaran dalam pikiran lebih mudah dicetak secara visual. Anak-anak menangkap gambaran realitas, imajinasi dan kreatifitas secara spontan. Mereka tak pernah takut menggambar dan tidak terkungkung oleh aturan akademis seperti dimensi ruang atau perspektif.

Menggambar juga merupakan ekspresi seni dan bagian dari ruang kreativitas yang tak perlu dibatasi oleh aturan yang terlalu kaku. Namun saat dewasa, Banyak dari kita…


#SeriBelajarEmosi

koleksipribadi

“Aku merasa baik-baik saja, diambil yang baiknya saja,” kilahnya. Dia menghindari tatapan saya, tangannya terkepal terlihat sedikit tremor mengusap telapaknya yang tampak sedikit berkeringat. Saya tahu pernyataan itu tidak sesuai ekspresi gesturenya yang terlihat “rapuh”.

Saya mengobservasi bahasa tubuhnya selain mendengarkan apa yang disampaikan. Terkadang kata-kata yang disampaikan tidak koheren dengan ekspresi emosi yang merupakan pesan yang jauh lebih akurat dan mendekati kebenaran.

Walaupun terbungkus oleh penampilan yang apik dan santun, saya mengerti perasaan yang bersangkutan sesungguhnya tidaklah sedang baik-baik saja. Budaya dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi seseorang tidak mengizinkan dirinya untuk menunjukkan ekspresi emosi yang dinilai…


#seribelajaremosi

koleksipribadi

Menggambar ekspresi emosi dalam bentuk detil yang tercetak pada muka ternyata tidak mudah. Sebenarnya detil itu sudah tercetak dalam diri, tetapi sangat jarang disadari. Ini suatu tantangan tersendiri yang luar biasa untuk menggambarnya bagi yang tidak memiliki keahlian secara teknis atau kurang kepekaan dalam visual persepsi. Padahal gambar memiliki banyak sekali manfaat, antara lain melatih kepekaan, empati, juga mengaktifkan kedua belahan otak secara seimbang.

##

Menurut penelitian Tomkins yang saya kutip dari bukunya Lisa Feldman Barrett, How Emotions Are Made: The Secret Life of the Brain (e-book ), para ilmuwan menyimpulkan bahwa pengenalan emosi itu universal, jadi kita sesungguhnya…


#refleksidiri

Saat kutuliskan ini, artinya aku masih hidup dan dalam keadaan sehat serta tenang memikirkan kematian. Namun, “Apakah kita tak pernah takut dengan kematian?”

Photo by Warren Wong on Unsplash

Hari ini, saya mendengar suami rekan profesi meninggal setelah sakit teridentifikasi positif Covid-19. Salah satu keponakan masuk wisma atlet karena positif Covid. Saya juga mendengar teman se-SMA meninggal dunia. Seorang kawan sedang isolasi di rumah sakit, sedangkan rekan psikolog yang lain masih isolasi mandiri di rumah setelah dua minggu di rumah sakit. Dia harus menjaga jarak dengan anaknya walaupun mungkin bisa bertemu mereka namun lebih aman melihatnya lewat jendela kamar saja. Bahkan kawan saya ini, sudah…


#serungobrolpsikodrama

Suatu hari mobil paling gaya kami sedang rawat rutin di sebuah service center. Maksud hati mengerjakan sesuatu di depan laptop namun ternyata saya ketinggalan sambungan baterainya. Setelah membaca dan menulis, waktunya masih luang untuk mondar mandir mencari inpirasi.

“Coba aku difoto dong di sebelah mobil ini!” seruku. “Apa? Ini demi pencitraan?” kata paksu. Paksu tahu, saya bukanlah orang yang senang bergaya, apalagi dengan sengaja berpotret di sebelah barang yang tidak relevan dengan citra diri dan juga tidak realistis menjadi bagian dari diri saya.

Walau akhirnya aku dipotretnya dengan HP, foto mukaku tampak sepotong. Itu karena beliau selain tak ahli…

Iip Fariha

Psikoterapis, marital konselor, praktisi psikodrama

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store